Keluaran 5:19

“Maka mengertilah para mandur Israel, bahwa mereka ada dalam keadaan susah, karena dikatakan kepada mereka: “Kamu tidak boleh mengurangi jumlah batu bata pada tiap-tiap hari.”

Semakin seseorang memiliki kekuasaan yang besar, dengan mudah ia mengabaikan apa yang benar dan patut, karena menghendaki kekuasaannya tetap bertahan. Orang seperti itu memahami dirinya sebagai pemilik kekuasaan tertinggi. Firaun sangat ingin mengambil untung sebanyak-banyaknya dari tenaga umat Israel. Keinginan Israel untuk bebas dari perbudakan ditanggapi dengan ‘unjuk kekuatan’ dan tekanan dengan kebijakan yang keji. Firaun sudah mengabaikan keadilan dan kebenaran. Sebenarnya Firaun tidak sedang menyakiti umat Israel saja, melainkan juga sedang melawan Allah yang menghendaki keadilan, kebenaran dan kasih dijunjung tinggi. Umat menyampaikan penindasan itu kepada Musa sambil memohon solusi yang bijaksana darinya dan dari Allah. Perilaku tidak adil dan tidak benar berlaku sampai saat ini. Firaun sangat ingin mengambil untung sebanyak-banyaknya dari tenaga umat Israel. Keinginan Israel untuk bebas dari perbudakan ditanggapi dengan ‘unjuk kekuatan’ dan tekanan dengan kebijakan yang keji. Firaun sudah mengabaikan keadilan dan kebenaran. Sebenarnya Firaun tidak sedang menyakiti umat Israel saja, melainkan juga sedang melawan Allah yang menghendaki keadilan, kebenaran dan kasih dijunjung tinggi. Umat menyampaikan penindasan itu kepada Musa sambil memohon solusi yang bijaksana darinya dan dari Allah.

Kita tidak boleh diam saat menyaksikan hal itu. Upayakan langkah-langkah penyadaran. Segeralah mencari solusi. Karena disaat Allah menjadi Raja hidup, keadilan, kebenaran dan kasih harus nyata di dalam segenap aspek hidup. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *