BERMAIN API
Yehezkiel 11:20
“supaya mereka hidup menurut segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku dengan setia; maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka.”
Ada peribahasa yang mengatakan: “Tak ada asap jika tak ada api”. Artinya, tidak ada akibat tanpa sebab. Penghukuman yang terjadi atas umat Israel bukan tanpa sebab. Bangsa Israel lupa diri! Mereka adalah bangsa pilihan Tuhan, namun mereka telah jauh dari Tuhan. Karena itu Tuhan meninggalkan mereka, sehingga mereka mengalami kekalahan dalam peperangan melawan musuh-musuhnya. Mereka menjadi tawanan bangsa lain, dibuang, dan menjadi orang asing di tanah bangsa lain. Mereka merindukan masa-masa indah, merdeka, sejahtera, tenang dan damai seperti sebelumnya. Dibalik kondisi yang demikian, Tuhan tetap mengasihi umat-Nya. Tuhan tetap memberi mereka kesempatan untuk kembali ke tanah Kanaan. Pengembalian posisi bukan hanya secara geografis di tanah Kanaan, tetapi juga kehidupan yang benar di mata Tuhan. Namun, mereka harus hidup taat kepada kehendak Tuhan, hidup menurut segala ketetapan dan peraturan Tuhan dengan setia. Itulah yang akan membawa mereka pada pemulihan.
Saudara yang terkasih,
Ketidaktaatan yang dilakukan bangsa Israel berujung pada konsekuensi yang menyedihkan. Maka, ketidaktaatan yang kita lakukan akan merugikan diri kita sendiri. Kata pepatah, “Jangan bermain api, nanti terbakar.” Selagi masih diberikan kesempatan, mari senantiasa taat kepada-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

