BAIK DAN BENAR
Yehezkiel 20:43
“Di sana kamu akan teringat-ingat kepada segala tingkah lakumu, dengan mana kamu menajiskan dirimu, dan kamu akan merasa mual melihat dirimu sendiri karena segala kejahatan-kejahatan yang kamu lakukan.”
Tidak jarang sebelum bepergian, hal yang kita lakukan adalah bercermin. Memperhatikan penampilan dari ujung kepala sampai ujung kaki, terlebih wajah dan riasan di wajah. Setelah merasa semuanya baik, lalu baru kita akan meninggalkan rumah. Gambaran ini juga menjadi gambaran diri kita. Sebelum kita menilai orang lain, alangkah baiknya jika kita instropeksi diri. Apakah kita sudah menjadi orang yang baik dan benar? Bangsa Israel semestinya, hidup benar dan berkenan kepada Allah. Nyatanya bangsa Israel seringkali melanggar ketetapan dan perintah Allah. Mereka tidak lagi menjadi bangsa yang takut dan setia kepada Allah, melainkan menjadi bangsa pemberontak, bangsa yang lebih percaya kepada dewa-dewa dan berhala daripada Allah. Namun demikian Allah tetap menyayangi dan mengasihi umatNya. Allah berbelaskasih dan berkenan memberikan pengampunan sekiranya mereka bertobat. Sebagaimana nats kita, bangsa Israel diingatkan akan tingkah laku mereka yang jahat dimata Tuhan. Israel diingatkan kembali akan kenajisan-kenajisan mereka dihadapan Tuhan.
Saudara yang terkasih,
Tuhan menghendaki kita hidup dalam kebaikan dan kebenaran. Namun sering kita belum mampu melakukannya. Oleh karena itu saat ini kita diingatkan bahwa Tuhan menghendaki kita untuk terus berusaha dengan menjaga hati dan hidup kita berkenan kepada-Nya. Mari kita mengingat kasih dan karunia Tuhan atas hidup kita dan terus berlaku baik dan benar dalam hidup. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

