Yakobus 2:26
“Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.”
Iman tanpa perbuatan adalah mati. Artinya, iman kita kepada Tuhan tidak cukup hanya diucapkan melalui mulut atau dinyatakan ketika kita sedang beribadah. Iman harus terlihat dalam kehidupan kita sehari-hari.
Ketika kita berkata bahwa kita percaya kepada Tuhan, maka kepercayaan itu seharusnya memengaruhi cara kita berpikir, berbicara, dan bertindak. Ketika kita mengaku mengasihi Tuhan, kita juga belajar mengasihi orang-orang di sekitar kita. Ketika kita menerima kebaikan Tuhan, kita pun belajar berbuat baik kepada sesama.
Saudara yang dikasihi Tuhan, hari ini kita akan bertemu dengan berbagai orang dan menghadapi berbagai keadaan. Mungkin kita akan mengalami sukacita, tetapi mungkin juga ada masalah, kesalahpahaman, atau hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan kita. Di tengah semua itu, marilah kita menunjukkan bahwa iman kita sungguh hidup.
Jika kita bertemu dengan orang yang membutuhkan pertolongan, marilah kita menolong sesuai kemampuan kita. Jika ada orang yang menyakiti hati kita, marilah kita belajar mengampuni. Jika kita menghadapi kesulitan dalam pekerjaan atau tanggung jawab, marilah kita tetap jujur, sabar, dan melakukan yang terbaik.
Kita tidak perlu melakukan sesuatu yang besar untuk menunjukkan iman kita. Melalui perkataan yang lembut, sikap yang penuh kasih, dan kesediaan untuk membantu orang lain, kita sudah dapat menjadi berkat.
Kiranya sepanjang hari ini, iman kita tidak hanya menjadi sesuatu yang kita yakini di dalam hati, tetapi juga nyata melalui setiap perkataan, sikap, dan tindakan kita. Biarlah kehadiran kita membawa damai, penghiburan, dan kebaikan bagi orang-orang yang kita jumpai. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

