Kisah Para Rasuk 14:15
Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya
Kita sering kali berusaha melakukan kebaikan, seperti menolong, memberi, atau sekadar menjadi pendengar bagi sesama. Sayangnya, kebaikan kita tidak selalu ditanggapi dengan baik. Hal ini kerap memicu kekecewaan dan melunturkan motivasi kita untuk kembali berbuat baik.
Renungan hari ini mengingatkan kita pada esensi kebaikan itu sendiri. Dalam Kisah Para Rasul 14, Paulus dan Barnabas menyembuhkan orang lumpuh di Listra. Orang banyak pun takjub dan mengira mereka adalah dewa. Namun, Paulus dan Barnabas segera menolak pemujaan tersebut dan menegaskan bahwa mereka hanyalah manusia biasa. Mereka melakukan itu agar orang-orang meninggalkan perbuatan sia-sia dan berbalik kepada Allah yang hidup.
Kisah ini menegaskan bahwa tujuan sejati dari kebaikan adalah mengarahkan pandangan orang kepada Tuhan, bukan untuk mencari pengakuan manusia. Oleh karena itu, janganlah lelah berbuat baik meski kadang tak dihargai. Biarlah setiap tindakan tulus kita menjadi kesaksian hidup yang menuntun sesama untuk melihat dan memuliakan Allah. Tuhan Yesus Memberkati. Amin.

