Ayub 38:1-2
“Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub: “Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan?”
Ayub sedang berada dalam penderitaan yang berat. Ia bertanya kepada Tuhan, “Mengapa semua ini terjadi?” Namun ketika Tuhan akhirnya berbicara, Tuhan tidak langsung memberikan penjelasan.
Tuhan justru mengingatkan Ayub bahwa pengertian manusia terbatas, tetapi hikmat Tuhan sempurna.
Sering kali kita juga bertanya, “Tuhan, mengapa?” Mengapa doa belum dijawab? Mengapa masalah ini terjadi? Mengapa jalan hidup terasa begitu berat?
Ayub 38 mengajarkan bahwa kita tidak harus memahami semuanya untuk tetap percaya kepada Tuhan.
Kita hanya melihat apa yang terjadi hari ini, tetapi Tuhan melihat keseluruhan perjalanan hidup kita.
Saudara yang terkasih,
Mungkin hari ini kita sedang berada dalam “badai”. Namun ingat: Tuhan dapat berbicara bahkan dari dalam badai. Diamnya Tuhan bukan berarti Dia tidak hadir.
Jadi, ketika kita tidak mengerti jalan Tuhan, jangan berhenti percaya.
Kita mungkin tidak memahami rencana-Nya, tetapi kita dapat mempercayai hati-Nya. Berdoalah senantiasa untuk diberikan kekuatan berjalan dalam iman di tengah badai kehidupan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

