Roma 10:9 & 12

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

 

Sebagai umat Kristen, kita bersyukur telah menerima anugerah keselamatan secara eksklusif melalui iman kepada Yesus Kristus. Anugerah yang cuma-cuma ini sungguh menenangkan hati kita. Namun, tak jarang pemahaman kita tentang anugerah ini keliru. Keselamatan yang didapatkan secara gratis sering kali justru membuat kita jatuh pada kesombongan rohani dan bermalas-malasan dalam menjalankan tanggung jawab iman kita.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa keselamatan tidak sekadar pengakuan pribadi bahwa Yesus adalah Tuhan, melainkan juga pengakuan akan kasih-Nya yang merangkul sesama. Pada masa itu, jemaat di Roma menghadapi tantangan berbaurnya orang Yahudi dan non-Yahudi. Ada kecenderungan dari orang Yahudi untuk menjaga jarak dan memaksakan tradisi hukum Taurat kepada mereka yang non-Yahudi. Paulus meluruskan hal ini dengan tegas: iman kepada Yesus meruntuhkan tembok pemisah tersebut.

Keselamatan di dalam Kristus bersifat universal dan aktif. Universal berarti kasih-Nya terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang, dan aktif berarti anugerah itu harus disyukuri serta dipraktikkan melalui relasi yang baik dengan sesama.

Jika selama ini kita menganggap keselamatan hanyalah berkat pribadi, hari ini kita dipanggil untuk mewujudnyatakan keselamatan yang universal tersebut. Mari wujudkan anugerah itu dengan membuka diri dan saling menolong tanpa pandang bulu. Keselamatan dari Tuhan adalah anugerah yang harus terus dipelihara dan dihidupi dalam keseharian kita.

Jadi, sudahkah kita bersedia menolong sesama hari ini? Tuhan memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *