Amos 6:8

“Tuhan ALLAH telah bersumpah demi diri-Nya, demikianlah firman TUHAN, Allah semesta alam :”Aku ini keji kepada kecongkakan Yakub, dan benci kepada purinya; Aku akan menyerahkan kota serta isinya.”

 

Sedekat dan sebesar apapun kasih kita kepada orang lain namun ketika orang tersebut congkak, melakukan kekerasan, menindas orang lain, kita tidak perlu ragu untuk menegurnya. Sebab cinta kasih berpihak pada hal-hal yang luhur dan penuh dengan kerendahan hati.

Melalui kitab Amos, mengajak kita untuk memahami bahwa walaupun Tuhan mengasihi manusia, tetapi tidak berarti Tuhan menutup mata terhadap ketidakadilan. Tuhan memperhatikan dan Ia tidak tinggal diam ketika menyaksikan umat-Nya menjadi congkak dan menindas sesamanya. Tuhan mengasihi umat-Nya dan justru karena kasih-Nya itulah Ia bertindak mendidik, bahkan menghukum umat-Nya ketika umat yang dikasihi-Nya itu melakukan ketidakadilan.

Tuhan mengasihi kita. Hal itu Ia tunjukkan dengan cara mendidik kita, agar kita mencintai kehendak-Nya. Karena kasih-Nya, Tuhan tidak ragu menegur kita dengan ketegasan, agar kita tidak hancur dalam kecongkakan. Tuhan mencintai kita bukan karena kebaikan atau prestasi kita. Ia mencintai kita karena Ia adalah Sang Maha Cinta. Rawatlah cinta Tuhan dengan tidak merasa diri lebih hebat dari orang lain, atau menjadi congkak karena pencapaian yang sesungguhnya adalah karunia Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *