1 Tesalonika 4:18
“Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.”
Turut prihatin dengan pergumulan orang lain, lalu melakukan tindakan nyata membantunya agaknya mulai jarang terjadi dalam masyarakat kita saat ini. Tidak dapat disangkal, ada orang yang tidak peduli dengan keberadaan orang lain. Yang lebih parahnya lagi orang justru senang menambah persoalan. Sikap seperti ini tentu tidak boleh ada dalam hidup kita sebagai anak-anak TUHAN.
Setiap kita dipanggil menjadi berkat bagi sesama. Artinya bahwa kita dibutuhkan orang lain dan kita membutuhkan orang lain. Tuhan Yesus mengajarkan, apa yang kamu kehendaki orang lain perbuat kepadamu, perbuatlah demikian kepada orang lain. Peduli kepada orang lain akan menghadirkan damai sejahtera TUHAN bagi orang lain itu, bahkan seluruh ciptaanNya. Kesediaan mendengar keluhan sesama sangat berguna dan menyenangkan sebab batin dan pikiran yang dipenuhi beban persoalan akan menjadi tenang jika diperoleh jawaban yang benar menyegarkan, dan meyakinkan.
Dalam pemahaman seperti inilah Paulus mengajak orang percaya untuk memberikan perhatian yang serius bagi saudara sepersekutuan yang bedukacita karena tidak mengetahui tentang pengharapan bagi orang lain. Dalam kehidupan ini, setiap kita berada dengan sesama. Masing-masing dengan pergumulan dan persoalannya. Pergumulan dan persoalan hidup membuat seseorang mengalami kebimbangan, tekanan dan kesedihan. Mari kita peduli dengan sesama. Berikan hal yang menyejukkan, menyegarkan, menguatkan dan meyakinkan mereka. Tuhan Yesus memberkati. Amin

