Amos 2:4
“Beginilah firman TUHAN: ‘Karena tiga perbuatan jahat Yehuda, bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku: Oleh karena mereka telah menolak hukum TUHAN, dan tidak berpegang pada ketetapan-ketetapan-Nya, tetapi disesatkan oleh dewa-dewa kesia-siaan yang diikuti oleh nenek moyang mereka.”

Melalui Nabi Amos, Tuhan mengingatkan bahwa menjadi umat pilihan tidak berarti bebas dari tanggung jawab untuk hidup benar. Yehuda adalah bangsa yang mengenal hukum Tuhan, tetapi mereka justru menolak dan tidak berpegang pada ketetapan-Nya.
Firman ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak hanya melihat seberapa sering kita beribadah, seberapa banyak kita mengetahui firman-Nya, atau seberapa aktif kita dalam pelayanan. Tuhan juga melihat apakah kita sungguh-sungguh melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Jangan sampai kita rajin mendengar firman, tetapi enggan melakukannya. Jangan sampai kita terlihat saleh di hadapan manusia, tetapi hidup jauh dari kehendak Tuhan.
Iman yang sejati bukan hanya tentang mengenal Tuhan, melainkan juga tentang kesediaan untuk menaati-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *