Ratapan 2:14
“Nabi-nabimu melihat bagimu penglihatan yang dusta dan hampa. Mereka tidak menyatakan kesalahanmu, guna memulihkan engkau kembali. Mereka mengeluarkan bagimu ramalan-ramalan yang dusta dan menyesatkan.”

Dalam kehidupan ini, kita sering lebih senang mendengar perkataan yang menyenangkan hati daripada teguran yang menunjukkan kesalahan kita. Kita ingin selalu dikuatkan, dihibur, dan diberi janji-janji yang indah. Namun, terkadang kita lupa bahwa Tuhan juga berbicara melalui teguran agar kita menyadari kesalahan dan memperbaiki kehidupan.
Ratapan 2:14 mengingatkan kita bahwa para nabi pada zaman itu gagal menyampaikan kebenaran karena mereka tidak menunjukkan dosa umat. Mereka memberikan harapan palsu, tetapi tidak menuntun umat kembali kepada Tuhan.
Melalui ayat ini, kita belajar bahwa firman Tuhan bukan hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk menegur, mengajar, dan membentuk kehidupan kita. Jangan menolak teguran Tuhan hanya karena terasa menyakitkan. Sebab, teguran-Nya adalah bagian dari kasih-Nya agar kita tidak semakin jauh dari jalan yang benar.
Pagi ini, marilah kita membuka hati untuk menerima setiap firman Tuhan, baik yang menghibur maupun yang mengoreksi kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *