2 Korintus 5:19
“Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.”
Keluarga adalah tempat di mana kita seharusnya mengalami kasih, penerimaan, dan rasa aman. Namun, justru karena kita hidup sangat dekat satu sama lain, keluarga juga dapat menjadi tempat munculnya luka, kesalahpahaman, perkataan yang menyakitkan, dan konflik.
Kadang-kadang kita lebih mudah memaafkan orang lain daripada anggota keluarga sendiri. Kesalahan yang dilakukan sekali bisa terus diingat bertahun-tahun. Perkataan yang seharusnya sudah selesai masih dibawa dalam hati.
Firman Tuhan mengingatkan bahwa Allah terlebih dahulu mendamaikan kita dengan diri-Nya melalui Kristus. Kita yang telah menerima pengampunan Tuhan dipanggil untuk membawa pendamaian itu ke dalam keluarga.
Jangan terus mengingat kesalahan anggota keluarga. Belajarlah mengampuni, meminta maaf, dan berani mengambil langkah pertama untuk berdamai.
Keluarga yang diberkati bukan berarti keluarga yang tidak pernah memiliki masalah, tetapi keluarga yang mau kembali kepada kasih Kristus ketika masalah datang.
Mari jadikan rumah kita tempat di mana kasih, pengampunan, dan damai Kristus nyata. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

