Filipi 1:15
“Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik.”

Menarik sekali bahwa Paulus tidak hanya berbicara tentang apa yang dilakukan seseorang, tetapi juga tentang mengapa seseorang melakukannya.
Pada zaman Paulus, ada orang-orang yang memberitakan Kristus dengan motivasi yang tulus. Namun ada juga yang melakukannya karena iri hati, persaingan, bahkan ingin menambah kesusahan Paulus. Secara lahiriah, mereka melakukan hal yang sama: memberitakan Kristus. Tetapi motivasi di baliknya berbeda.
Bukankah hal seperti ini masih sering kita jumpai?
Seseorang melayani karena sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Orang lain mungkin melayani karena ingin dipuji. Ada yang menyanyi karena ingin menyembah Tuhan, tetapi ada pula yang ingin terlihat hebat. Ada yang aktif dalam pelayanan karena kasih, tetapi ada juga yang tanpa sadar sedang mencari pengakuan.
Hal ini mengingatkan kita untuk tidak terlalu cepat menilai orang lain dan sekaligus berani memeriksa hati kita sendiri.
Tuhan tidak hanya melihat tangan yang bekerja, tetapi juga hati yang menggerakkannya.
Saudara yang terkasih,
Ada kalanya orang lain melakukan sesuatu dengan motivasi yang kurang benar. Tugas kita bukan mengambil alih posisi Tuhan sebagai hakim atas hati mereka. Tugas kita adalah memastikan bahwa hati kita sendiri tetap benar di hadapan Tuhan. Sebab pada akhirnya, bukan seberapa banyak orang melihat pelayanan kita yang paling penting, melainkan apakah Tuhan berkenan melihat hati kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *