Yesaya 56:1-2
Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan. Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari setiap perbuatan jahat.
Kehidupan sebagai orang Kristen tidak lepas dari keyakinan bahwa kita telah “diselamatkan” dan terbebas dari belenggu dosa. Anugerah tersebut sering kali memberikan kebahagiaan dan kenyamanan tersendiri, karena kita merasa yakin akan kehidupan selanjutnya di sorga. Sungguh beruntung menjadi umat Kristen. Namun, di sisi lain, pemahaman keliru kita terhadap anugerah Yesus, seringkali membuat hidup kita semena-mena. Kita kerap mengabaikan tanggung jawab dan enggan menolong sesama, dengan pemikiran bahwa tanpa melakukan itu semua pun kita pasti masuk sorga. Tetapi, apakah Tuhan berkehendak demikian dalam kehidupan kita?
Renungan pagi ini memberikan teguran yang keras bagi kita. Melalui Yesaya 56:1-2, Tuhan menyatakan bahwa keselamatan dari-Nya harus berjalan beriringan dengan penegakan keadilan di dunia. Artinya, keselamatan bukanlah sekadar hak yang kita terima secara pasif, melainkan sebuah panggilan yang harus diwujudkan dalam tindakan. Oleh karena itu, umat Tuhan masa kini dipanggil untuk tidak terbuai dalam kenyamanan, melainkan aktif melaksanakan firman-Nya dengan menghadirkan keadilan. Anugerah keselamatan tidak hanya berpusat pada diri sendiri, tetapi juga harus berdampak bagi sesama.
Jika pada masa Yesaya umat diminta mewujudkannya dengan memelihara hari Sabat dan menjauhi kejahatan, maka hari ini kita dipanggil untuk bertanggung jawab dan menolong sesama. Dengan demikian, keselamatan Tuhan mewujud nyata melalui penegakan keadilan di dunia. Kiranya Roh Kudus memampukan kita untuk tidak sekadar menjadi penikmat keselamatan yang pasif, melainkan menjadi perpanjangan tangan Tuhan yang aktif menghadirkan keadilan dan kasih di dunia. Selamat merenungkan dan menjalani hari ini. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

