Mazmur 138:7

Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.

 

Setiap musim kehidupan pasti membawa permasalahan, terutama faktor eksternal di luar kendali kita seperti urusan pekerjaan atau relasi. Sering kali, kita memaksakan diri untuk segera membereskannya dengan kekuatan sendiri. Namun bukannya tuntas, masalah sering kali justru membesar dan membuat jiwa kita lelah serta sesak.

Melalui Mazmur 138, kita belajar dari Daud. Di tengah ancaman musuh yang menyesakkan, ia memilih untuk tetap memuji Tuhan. Daud menyadari bahwa penyelesaian masalah tidak bergantung pada seberapa keras kita berusaha mengendalikan keadaan, melainkan pada seberapa penuh kita berserah.

Bagian kita bukanlah memaksakan kehendak untuk membereskan segalanya sendiri, melainkan menjaga respons hati untuk tetap percaya di tengah badai. Saat kita melepaskan kendali, di situlah Tuhan mengambil alih. Tangan kanan-Nya yang akan turun tangan menghadapi “musuh” kita, menopang kekuatan kita agar tidak hancur, dan memberikan jalan keluar terbaik pada waktu-Nya.

Oleh karena itu, mari ubah fokus kita hari ini. Berhentilah menguras energi untuk mengendalikan apa yang pada dasarnya di luar kendali kita. Bawa kesesakan itu ke hadapan Tuhan dan biarkan Ia yang berperang bagi kita. Tugas kita hanyalah percaya, tetap tenang, dan terus berjalan dalam kasih-Nya.

Selamat pagi dan selamat beraktivitas. Tuhan menyertai dan memberkati langkah kita hari ini. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *