Mazmur 139:23-24

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

 

Kehidupan kita sebagai manusia tidak akan pernah lepas dari pergumulan mengenai “jalan hidup”. Sering kali kita bertanya-tanya, apakah kita sedang melangkah maju atau sekadar berjalan di tempat. Masa depan yang penuh misteri kerap memunculkan kekhawatiran dan membebani pikiran. Akibatnya, kita menjadi takut mengambil keputusan atau justru terjebak dalam terlalu banyak pertimbangan. Memang, keputusan yang baik sering kali lahir dari pertimbangan yang matang. Namun, ketika kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan rencana awal, kita sering kali merasa “mandek” dan seolah kehilangan arah.

Firman Tuhan pagi ini memberikan pengharapan baru bagi kita. Pemazmur menyadari keterbatasannya sebagai manusia yang bahkan tidak sepenuhnya memahami dirinya sendiri. Namun, keterbatasan inilah yang menjadi titik tolak baginya untuk berserah. Ia tidak bersandar pada kekuatannya sendiri, melainkan membiarkan Tuhan menuntunnya ke jalan yang kekal. Hal ini mengingatkan bahwa sebagai manusia, kita ini rapuh. Biarlah kerapuhan tersebut justru menyadarkan kita untuk senantiasa mengandalkan kekuatan Tuhan, bukan kehebatan kita sendiri.

Oleh karena itu, marilah kita memulai aktivitas hari ini dengan pengharapan penuh kepada-Nya. Serahkanlah jalan kita ke dalam kehendak Tuhan, dan wujudkanlah identitas kita sebagai umat yang senantiasa berharap. Kita bisa melakukannya melalui kesetiaan dalam menjalani setiap tanggung jawab, senantiasa mengucap syukur, dan terus melibatkan Tuhan dalam setiap rencana kita. Jalan di depan yang misterius bukanlah penanda bahwa Tuhan tidak hadir, melainkan undangan bagi kita untuk berhenti bersandar pada pengertian sendiri, dan mulai menggenggam tangan-Nya untuk melangkah dengan iman. Tetaplah berpengharapan dalam doa dan perbuatan kita. Tuhan Memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *