2 Timotius 1:12b
“karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.”
Ada masa dalam hidup ketika kita tidak lagi punya jawaban.
Doa terasa tidak di dengar. Keadaan tidak berubah dan rencana berantakan. Mulailah muncul pertanyaan-pertanyaan akan keberadaan Tuhan.
Paulus menulis ayat ini bukan dari tempat dan situasi yang nyaman, melainkan dari penjara. Secara manusia, hidupnya terlihat gagal. Tetapi anehnya, ia tidak dipenuhi kepahitan. Ia justru berkata: _“Aku tahu kepada siapa aku percaya”._ Paulus hanya tahu satu hal bahwa Tuhan yang ia percaya adalah Tuhan yang setia.
Saudara yang terkasih,
Sering kali kita ingin mengerti semuanya dulu baru tenang. Tetapi iman bekerja sebaliknya: kita belajar percaya meski belum melihat akhirnya. Tuhan tidak pernah menjanjikan hidup tanpa badai, tetapi Ia menjanjikan penyertaan di tengah badai.
Terkadang kekuatan iman bukan terlihat dari seberapa keras kita bertahan, tetapi dari keberanian untuk berkata: “Tuhan, aku tetap percaya kepada-Mu.”
Maka, tetaplah percaya kepada-Nya meskipun ketika kita belum mengerti jalan-Nya. Ia tetap memegang kita bahkan Ia selalu sanggup memelihara kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

