1 Petrus 2:13

“Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi,”

 

Seorang hamba terikat pada tuannya dan wajib melakukan perintah tuannya. Demikian pula menjadi hamba Allah. Kita akan terikat dan wajib melakukan perintah-Nya. Tetapi perintah seperti apa?

Petrus mengingatkan jemaatnya untuk tunduk kepada lembaga manusia baik kepada raja maupun wali-walinya. Jelas bahwa penggunaan kata “lembaga manusia” menunjukkan bahwa lembaga-lembaga tersebut bukanlah lembaga rohani atau Ilahi. Pandangan ini juga menunjukkan bahwa Petrus sedang menentang sebuah ajaran tentang menuhankan raja atau kaisar pada waktu itu.

Kaisar atau raja pada waktu itu dianggap sebagai Tuhan. Sehingga membuat semua orang wajib tunduk kepada raja. Menariknya Petrus menyebut jemaatnya dengan sebutan “pendatang dan perantau”. Sehingga seolah-olah Petrus sedang memisahkan jemaatnya dari daerah kekuasaan si raja atau kaisar yang pada waktu itu memimpin. Maka status dari jemaatnya tidak lagi memiliki kewajiban untuk tunduk dan menuhankan raja pada waktu itu. Selain itu, Petrus memisahkan jemaat dari daerah kekuasaan sang raja karena jemaatnya adalah orang-orang yang telah percaya kepada Yesus. Sehingga status mereka telah berubah menjadi hamba-hamba Allah. Salah satu kehendak Allah adalah menghormati pemerintah yang juga sudah ditetapkan Allah sebagai hamba Allah. Kita telah dimerdekakan dari hukuman dosa maka kita perlu hidup bagi Allah. Dalam hal ini khususnya, kita perlu belajar untuk menghormati semua orang yang memang layak mendapatkan hormat itu, seperti pemerintah, orang-orang yang kita tuakan atau orang tua kita, dan yang lainnya. Serta kita belajar untuk mengasihi sesama kita, dan juga takut akan Tuhan. Selamat berefleksi, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *