Mazmur 23:1-2
“Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku.”
Bangun pagi, setiap hari menghindari kemacetan, tumpukan pekerjaan menenggelamkan kita di dalam kesibukan yang memaksa kita selesai bekerja melebihi waktu yang seharusnya. Rutinitas tersebut membuat kita melupakan kehadiran Tuhan. Dunia membuat kita mengandalkan diri kita sendiri. Tidak ada waktu berdialog dengan Tuhan. Kita menepikan Tuhan. Di sisi lain, kita pun merasa tekanan kehidupan semakin keras. Fisik dan jiwa kita menjadi lelah dan lemah.
Melalui ayat ini, penulis Mazmur memberitahukan rahasia kehidupan kepada kita dalam menyikapi tekanan rutinitas kehidupan, yaitu dengan mengijinkan Tuhan Sang Gembala untuk membimbing kita di jalan yang benar.
Kita membuka diri dan memberikan waktu kita untuk berelasi lebih dekat dengan Tuhan. Seperti domba yang siap dituntun, kita semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan berusaha semakin mengenal Tuhan kita, melalui pembacaan Firman Tuhan setiap hari dan rutin berdialog dengan Tuhan melalui doa dan ucapan syukur.
Daud menerima tuntunan penyertaan Tuhan yang memberikan kekuatan dan penyegaran bagi jiwa. Walaupun perjalanan harus memasuki “lembah kekelaman”, Daud memberikan bukti kepada kita bahwa kedekatan dengan Tuhan mengubah hati dan jiwanya menjadi kuat melewatinya.
Maka bersedialah dibimbingNya karena akan ada kekuatan dan jiwa yang tenang. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
https://youtu.be/urH8CYU6BGQ

