Matius 18:14

“Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.”

 

Ayat ini adalah penutup dari perumpamaan tentang domba yang hilang. Dalam bagian ini, Yesus menggambarkan seorang gembala yang meninggalkan 99 domba untuk mencari satu yang hilang. Bisa saja Yesus mengatakan “sudahlah biarkan saja yang sudah hilang, toh hanya satu dan masih ada 99 yang lain”, namun Ia tidak mengatakan dan tidak membiarkan itu terjadi. Dari seratus domba, satu yang hilang tetap dicari. Bagi manusia, satu mungkin terlihat kecil. Tetapi bagi Allah, satu tetap berharga. Ia tidak pernah meremehkan yang kecil, yang lemah, atau yang tersisih.

Bagaimanakah dengan kita?

Sering kali tanpa sadar kita meremehkan keberadaan orang lain. Menganggap diri kita sendiri tidak berharga, bahkan meremehkan perbuatan-perbuatan kecil.

Namun nilai sesuatu di mata Tuhan berbeda dengan standar dunia. Di hadapan-Nya, satu itu berharga. Maka mari belajar untuk memiliki hati yang tidak meremehkan orang lain dan hal kecil, namun menghargai setiap jiwa dan setiap kesempatan untuk berbuat baik. Karena satu tetap yang berharga. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *