Matius 9:17

“Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.”

 

Jika kita menuangkan minuman panas ke dalam botol plastik yang sudah rapuh dan lama yang terjadi adalah bukan hanya minumannya terbuang, botolnya pun rusak. Masalahnya bukan pada minumannya, tetapi pada wadahnya.

Dalam Matius 9:17, Yesus berkata bahwa anggur baru harus disimpan dalam kantong yang baru. Ini adalah gambaran sederhana tentang kehidupan kita sehari-hari.

Sering kali Tuhan ingin membawa hal baru dalam hidup kita baik tentang cara berpikir yang lebih dewasa, sikap yang lebih sabar, iman yang lebih dalam, lebih bijaksana, dan lain sebagainya. Namun kita masih bertahan dengan kebiasaan lama: mudah mengeluh, sulit mengampuni, menolak nasihat, atau takut berubah. Akhirnya, yang baru itu tidak bertahan.

Tuhan tidak hanya memberi “anggur baru”, tetapi juga ingin membentuk kita menjadi pribadi yang baru. Ia rindu hati kita siap belajar, mau ditegur, dan terbuka untuk berubah. Maka jadikanlah hidup kita sebagai wadah yang tepat bagi karya Allah. Selamat berefleksi. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *