Mazmur 17:1
“Doa Daud.
Dengarkanlah, TUHAN, perkara yang benar, perhatikanlah seruanku; berilah telinga akan doaku, dari bibir yang tidak menipu.”
Sering sekali kita menjadi pribadi yang tidak jujur. Alasannya adalah karena takut untuk mengakui sesuatu hal atau bahkan malu. Sehingga sering kita memutuskan untuk tidak jujur.
Daud berani memohon kepada Tuhan untuk mendengarkan doanya karena ia yakin doanya lahir dari hati yang jujur. Daud sedang menghadapi tuduhan atau tekanan yang tidak adil. Doa Daud penuh dengan kejujuran “tidak keluar dari bibir yang menipu”. Apa yang ia sampaikan kepada Allah adalah benar-benar dari hati, tidak pura-pura dan bukan sekedar formalitas. Ia pun yakin bahwa Tuhan bukan hanya mendengar kata-kata, akan tetapi menilai kejujuran dan kebenaran di balik kata.
Maka saudara yang terkasih, milikilah hati yang jujur. Mengakui keaadaan yang sebenarnya, tidak menyembunyikan dosa, luka, ataupun keraguan dari Tuhan. Kejujuran membuka pintu pemulihan bagi hidup kita. Ketika kita membuka hati apa adanya, Tuhan menyentuh bagian paling rapuh dalam diri kita dan Ia akan memulihkan hidup kita. Beranikah kita datang kepada-Nya dengan hati yang jujur? Tuhan Yesus memberkati. Amin.

