2 Korintus 8:5
“Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.”
Mother Teresa mengatakan: “Segala sesuatu yang tidak dibagikan akan hilang”. Kepandaian, bakat, kekayaan, tenaga yang kita miliki akan menjadi sia-sia bila tidak bisa dibagikan kepada sesama. Orang disebut kaya bukan karena ia memiliki banyak harta, tetapi karena merasakan kebahagiaan atas apa yang dimilikinya dan atas apa yang diberikan kepada sesama.
Pola itulah yang dilakukan oleh Jemaat di Makedonia, dalam memberi dan membantu jemaat-jemaat yang berada dalam keadaan menderita. Kemurahan hati jemaat Makedonia adalah hasil dari kasih karunia dan kemurahan Allah. Bagi Jemaat Makedonia ada hubungan yang sangat erat antara menerima dan memberi, sehingga pernyataan Paulus dapat dipahami bahwa segala berkat yang diterima oleh jemaat-jemaat Makedonia, adalah karena kemurahan Allah. Oleh sebab itu tidak ada pamrih atau syarat apapun dalam pemberian orang-orang Makedonia. Bahkan mereka memberikan lebih daripada yang Paulus telah harapkan. Pelayanan yang dilakukan oleh Jemaat Makedonia dasarnya adalah kasih. Marilah kita memberi kepada sesama yang membutuhkan dengan sukacita dan sukarela, bukan hanya sebagai kewajiban, melainkan menjadi suatu kebiasaan yang didasari oleh kasih Kristus yang telah rela memberi diri-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

