Yohanes 16:21

“Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.”

Dalam bacaan kita saat ini mengisahkan tentang Tuhan Yesus yang menggambarkan hal yang akan terjadi pada diri murid-murid-Nya ketika Ia ditangkap, mati disalibkan, dan bangkit pada hari yang ketiga. Pada saat itu para murid akan merasakan dukacita, tetapi dukacita itu akan berganti menjadi sukacita karena Yesus akan bangkit dan berjumpa dengan mereka kembali. Kebangkitan dan perjumpaan Yesus dengan murid-murid-Nya sebelum Ia naik ke Surga akan makin menguatkan sukacita mereka meskipun mereka harus berpisah selamanya secara jasmaniah. Sukacita itu makin bertambah-tambah karena kenaikan Tuhan Yesus ke Surga itu dalam rangka menyediakan tempat bagi orang percaya. Di sanalah, para murid dan kita semua akan berjumpa kembali dengan Yesus dalam kehidupan kekal.

Saudara yang terkasih,

Apa yang dialami oleh para murid kadang harus kita alami juga dalam kehidupan kita, yaitu berhadapan dengan keadaan yang tidak mudah yang bisa jadi mendatangakn rasa dukacita bagi kita. Namun, saat ini kita diingatkan bahwa dukacita itu akan berganti dengan sukacita. Oleh karena itu, kita harus tetap bertahan karena Tuhan yang kita percaya adalah Tuhan yang hidup yang mampu menolong, memulihkan dan menggantikan dukacita kita menjadi sukacita. Maka teruslah percaya dan berpengharapan kepadaNya. Bersukacitalah! Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *