Ester 8:3
“Kemudian Ester berkata lagi kepada raja sambil sujud pada kakinya dan menangis memohon karunianya, supaya dibatalkannya maksud jahat Haman, orang Agag itu, serta rancangan yang sudah dibuatnya terhadap orang Yahudi.”
Ester harus menuntaskan tugasnya yakni membatalkan surat yang sudah disebar ke seluruh wilayah Persia. Isi surat yang sudah tersebar adalah rancangan Haman yang ditulisnya untuk membinasakan orang-orang Yahudi di semua daerah kerajaan Persia. Jika titah itu tidak dibatalkan, maka orang-orang Yahudi terancam, dan jika raja membatalkan surat itu, maka orang-orang Yahudi luput dari pembantaian. Ester membujuk raja untuk menarik keputusannya. Ester memohon agar raja mengampuni bangsanya dan membebaskan mereka. Ester mohon supaya raja mengeluarkan surat pembatalan. Melalui usaha keras Ester, raja memanggil para panitra untuk membuat surat pembatalan. Tugas yang dipercayakan oleh Ester ini tidak mudah. Ester diberkati Tuhan, ia dilayakkan Tuhan melakukan tugasnya. Karena Tuhan menolong, maka tugas yang berat itu dapat dilakukan dan diselesaikan dengan baik.
Setiap orang yang diberkati Tuhan akan memahami tanggungjawabnya dan akan menjalankan tugasnya sampai tuntas. Tugas yang dipercayakan kepadanya bagi orang yang diberkati adalah suatu anugerah. Maka, mari setiap kita yang diberkati Tuhan, setia dan bertanggungjawablah sampai tuntas tugas apapun yang Tuhan anugerahkan dalam hidup kita. Karena setiap orang benar harus berguna bagi orang lain dan bersedia dipakai Tuhan sampai tuntas. Tuhan Yesus memberkati. Amin

