Mazmur 131:2
“Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.”

Semua orang membutuhkan ketenangan dalam menjalani hidup, namun di hari-hari ini ketenangan seolah-olah semakin menjauh dari kehidupan manusia di dunia yang sibuk dan bising ini. Menjadi orang percaya bukan berarti kita terbebas dari semua situasi yang tidak enak. Kita masih dihadapkan pada kesukaran, masalah dan tekanan dengan segala bentuknya. Akan tetapi tidak seharusnya kita kehilangan rasa tenang. Kita tetap tenang di segala situasi apabila kita senantiasa bersendet atau tinggal dekat dengan Tuhan, sebab Dialah sumber ketenangan yang sejati.

“Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.”  (Mazmur 62:2-3).

Di dalam Tuhan ada harapan, ada perlindungan dan ada keselamatan yang pasti. Maka dalam situasi apapun yang terjadi saat ini, tenanglah! Karena Dia tidak meninggalkan kita. Ia siap mengulurkan tangan-Nya bagi kita. Ia siap sedia menggendong kita. Ia siap sedia merengkuh kita dengan kasih-Nya. Jangan khawatir dan cemas! Tenanglah! Berserahlah dan Percayalah! Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *