1 Petrus 1:14
“Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,”
Keselamatan adalah anugerah Allah yang diberikan kepada kita bukan karena kita layak menerimanya, melainkan karena kita tidak mungkin menyelamatkan diri kita sendiri. Lalu dituntunnya hidup kita sebagai anak-anak-Nya.
Melalui suratnya, Rasul Petrus menguatkan orang-orang Kristen non-Yahudi di Asia Kecil yang sedang menderita karena imannya. Ia mengajak mereka melihat penderitaan sebagai cara bersaksi tentang Yesus Kristus. Mereka dipanggil menjadi bagian dari umat pilihan Allah yang menerima anugerah keselamatan dan terlahir kembali dalam pengharapan. Konsekuensi dari identitas baru itu, mereka harus hidup dengan cara baru pula. Tidak seperti sebelum mengenal Kristus, dikuasai hawa nafsu pada waktu kebodohan mereka. Kehidupan mereka harus beranjak pada pengertian yang semakin benar akan kehendak Allah. Meskipun pilihan untuk taat beresiko penderitaan, tetapi berjuang hidup kudus adalah panggilan untuk semakin serupa dengan Kristus.
Saudara yang terkasih,
Taat kepada Tuhan bukanlah perkara instan. Kita tidak dapat mengabaikan kerentanan manusia untuk jatuh dan kecenderungan berpusat pada keinginan daging. Menyadari bahwa hidup yang dilimpahi anugerah Kristus sejatinya memanggil kita untuk diperbaharui dari dosa. Pandanglah Dia, karena Dia lah teladan kita untuk hidup taat dan setia. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

