Lukas 6:12

“Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.”

 

Setiap hari kita selalu diperhadapkan dengan pilihan-pilihan. Hari ini ketika saudara bangun pagi, sudah diperhadapkan dengan pilihan apa? Bisa jadi ada pilihan mau malas-malasan atau semangat ya? Mau langsung mandi atau nanti saja agak siangan? Atau mungkin memilih mau ke ladang pagi ini atau nanti sore saja? Mau belanja di pasar atau tidak ya? Itu semua pilihan. Tidak hanya itu saudara, bisa jadi saat ini saudara juga sedang berhadapan dengan pilihan-pilihan penting yang harus segera saudara putuskan. Mungkin ada rasa gelisah, khawatir, ragu, takut dan lain sebagainya. Tetapi saudara harus segera memilih! Apa yang akan saudara lalukan?

Bacaan kita juga mengisahkan dimana Yesus diperhadapkan pada situasi untuk segera mengambil keputusan yaitu memilih 12 orang untuk menjadi murid-Nya. Tetapi kita bisa melihat, sebelum Yesus mengambil keputusan dalam pilihan-pilihanNya, ia memberikan waktu untuk berdoa kepada Bapa untuk terlibat dalam pengambilan keputusan Yesus. Maka setelah itu dengan yakin Yesus memutuskan untuk memilih keduabelas muridNya. Yesus senantiasa melibatkan Allah dalam setiap perjalanan hidupNya terlebih dalam setiap keputusan-keputusan yang harus Ia ambil.

Bagaimana dengan kita yang selalu diperhadapkan dengan pilihan-pilihan yang harus kita putuskan baik yang sederhana maupun rumit? Melibatkan Tuhan ataukah hanya berjalan dengan kekuatan kita sendiri? Kita tidak mampu berjalan sendiri tanpa Tuhan. Maka libatkanlah Tuhan dalam setiap hidup dan pilihan sehingga apa yang kita pilih dan putuskan benar-benar sesuai dengan kehendak Tuhan. Pastinya kita akan siap dengan segala konsekuensi yang kita pilih dengan pertolongan Tuhan. Maka, berdoalah, libatkanlah Tuhan dalam setiap keputusan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *