Kisah Para Rasul 9:17
“Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”

Sebelum Yesus menampakkan diri kepada Saulus, ia pergi ke Damsyik dengan hati yang berkobar-kobar untuk menganiaya orang-orang Kristen, dan dengan kekuasaan dan kekuatan yang legal diberikan kepadanya. Tetapi keadaan berubah, ia memanggil Yesus sebagai Tuhan. dan memasuki Damsyik dengan tidak bisa melihat (buta), menanti perintah selanjutnya dari Tuhan tanpa mengetahui apa yang akan terjadi, hingga Ananias menumpangkan tangannya hingga Saulus bisa melihat lagi.
Sebuah proses perjumpaan dengan Tuhan yang mengubah jahat menjadi baik, buta menjadi melihat, benci menjadi cinta, dan Saulus menjadi Paulus.
Perjumpaan Saulus dengan Tuhan Yesus yang telah bangkit, menghasilkan transformasi di dalam diri Paulus. Salah satu bukti pertobatannya adalah kemudian ia menggabungkan diri dengan jemaat di Damsyik. Saulus, yang tadinya berhasrat membinasakan para pengikut Kristus, kemudian tinggal dalam persekutuan dengan mereka. Tak heran bila banyak jemaat yang mencurigai kehadirannya. Bukan hanya di Damsyik, jemaat di Yerusalem pun tidak mudah menerima Saulus. Saulus yang dulu “menganiaya” Tuhan Yesus, kemudian malah membuktikan bahwa Yesuslah Tuhan.
Saudara yang terkasih,
Yesus mampu mengubah benci menjadi cinta. Maka jangan pernah meremehkan kuasa Tuhan untuk mengubah hati, pikiran bahkan karakter seseorang, begitu juga diri kita sendiri. Betapa kuat kuasa Kasih Tuhan Yesus Kristus. Oleh karenanya jangan jauhkan diri untuk mengalami perjumpaan bersama dengan Tuhan. Karena dari situlah, kuasa Allah bekerja untuk mengubah hati kita menjadi penuh dengan cinta kasih. Jangan membenci, mari saling mengasihi. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *