Galatia 3:22
“Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya.”

Ada seorang yang dikenal dengan sebutan Mama Putih, Ia rela meninggalkan kehidupannya yang mapan di Jerman dan menuju Lembata, Flores Timur untuk merawat para penderita kusta. Mama Putih pernah berkata, “Penyakit kusta bisa disembuhkan. Biarlah mereka hidup bersama kita, karena mereka juga citra Allah. Jangan lukai hati mereka, karena mereka telah terluka. Orang-orang kusta tidak saja sakit fisik, tetapi juga sakit hati.” Sebuah artikel mencatat, kerelaannya untuk hadir dan mendampingi penderita kusta, membuat keluarga penderita belajar menerima anggota keluarga mereka dengan baik.
Dalam bacaan kita, Paulus menjelaskan kaitan Taurat dan janji Allah dalam Kristus. Taurat diberikan sebagai panduan yang membimbing umat mengusahakan hidup yang siap menyambut Kristus. Kehidupan yang mengatur relasi umat dengan Tuhan dan sesamanya. Pada saatnya Kristus datang meneguhkan segala sesuatu yang kita imani. Keselamatan pada akhirnya bukan saja dirasakan, melainkan terpancarkan di dalam kehidupan.
Taat akan firman Tuhan bukanlah sekadar supaya kita tidak jatuh lagi dalam dosa. Iman kepada Kristus seharusnya memberi kita dorongan untuk hidup dengan kuasa dan kekuatan yang menyelamatkan. Artinya kita siap hadir dan mejadi penyemangat, penghibur dan penguat bagi orang lain.
Sudahkah kita melakukannya?
Selamat berefleksi, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *