Lukas 6:45
“Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”
Terdapat seseorang yang sering menggucapkan kata-kata yang tidak sedap di dengar. Bahkan banyak orang yang terluka oleh kata-kata yang ia ucapkan. Artinya orang ini tidak dapat dengan cermat dalam memilah dan memilih kata-kata.
Dalam bacaan kita Yesus mengingatkan bahwa yang terucap melalui kata-kata secara tidak langsung dapat mengungkapkan hal yang kita yakini, nilai-nilai utama dalam hidup dan motivasi-motivasi kita yang terselubung. Dengan peringatan ini, Yesus mengajar banyak orang bukan saja untuk mengemas kata-kata yang baik, tetapi juga mengelola sumber mengalirnya kata-kata, yaitu pikiran dan hati yang baik. Lalu bagaimana mengelola pikiran dan hati? Dengan terhubung pada sumber kehidupan yang baik, yaitu Allah sendiri.
Keseleo lidah, kata-kata spontan yang menjelekkan orang lain, cibiran, lelucon yang vulgar adalah sebagian dari banyak bukti kegagalan kita dalam mengucapkan kata-kata yang baik. Untuk menghindari masalah-masalah itu, dibutuhkan latihan untuk mampu berdiam diri dan memikirkan apa-apa yang baik, benar dan indah sesuai dengan nasihat-nasihat firman Allah. Mari penuhi pikiran dan hati kita dengan kasih Allah, sehingga kata-kata yang terucap pun memberikan dampak yang baik bagi yang mendengarnya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
https://youtu.be/xVMr_fkhje0p

