Mazmur 123:1-2
“Nyanyian ziarah.
Kepada-Mu aku melayangkan mataku,ya Engkau yang bersemayam di sorga. Lihat, seperti mata para hamba laki-lakimemandang kepada tangan tuannya,seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya,demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.”
Penyebab dari sakit mental adalah karena beban pikiran atau secara psikologis, stres atau depresi karena tekanan hidup, sehingga tidak ada semangat hidup.
Tekanan hidup bisa karena pergumulan rumah tangga, persoalan keuangan, persoalan pekerjaan/usaha, termasuk karena tekanan dari pihak lain, yang kalau tidak disikapi secara baik bisa menyebabkan sakit yang berkepanjangan.
Pemazmur juga merasakan tekanan dan beban dalam hidupnya. Beban karena tekanan oleh orang-orang yang menjadi pengganggu, membenci dan memusuhi dalam hidupnya secara pribadi dan dalam hidup bangsa Israel secara umum.
Namun Pemazmur menunjukkan cara yang tepat dalam menghadapi beratnya tekanan yang dialami. Bukan dengan mengandalkan kemampuan sendiri, bukan dengan membiarkan diri larut dalam tekanan, tapi dengan sepenuhnya bergantung kepada Tuhan dan mengandalkan pertolongan Tuhan:“kepada-Mu aku melayangkan mataku;”
Maka dari apa yang dilakukan oleh Pemazmur ini kita belajar bahwa hanya Tuhan satu-satunya Pribadi yang bisa menjadi andalan dan sumber pertolongan kita. Layangkanlah mata kita hanya kepada Tuhan karena Ia yang akan menolong dan menyatakan jalan bagi setiap tekanan hidup kita. Jangan melemahkan diri dengan mengandalkan diri sendiri, namun bergantunglah sepenuhnya kepada Tuhan dengan penuh keyakinan dan pengharapan, karena Ia sumber pertolongan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

