Matius 21:31b
“Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.”
Terdapat dua golongan yang paling dibenci oleh masyarakat Yahudi yaitu pemungut cukai dan perempuan sundal. Pemungut cukai dianggap pengkhianat bangsa, bekerja untuk penjajah Roma. Sedangkan perempuan sundal sebagai simbol kehidupan berdosa secara moral. Namun luar biasanya Yesus mengatakan bahwa mereka yang akan lebih dahulu masuk dalam Kerajaan Allah daripada para pemimpin agama. Mengapa? Karena Yesus tidak melihat masa lalu tetapi sikap hati saat ini.
Pemungut cukai dan perempuan sundal tahu bahwa mereka berdosa. Mereka sadar bahwa hidup mereka jauh dari Allah, dan ketika mendengar seruan Yohanes Pembaptis untuk bertobat, mereka menangis, menyesal, dan berbalik. Sebaliknya, para pemimpin agama merasa tidak membutuhkan pertobatan. Mereka merasa sudah cukup baik, sudah cukup benar, sudah cukup rohani. Dan karena itulah mereka menutup hati terhadap suara Tuhan.
Saudara yang terkasih,
Tuhan tidak melihat masa lalu kita, namun Dia ingin melihat hati kita saat ini. Ia tidak memperhitungkan kesalahan kita di masa lalu namun Ia ingin melihat pertobatan hidup kita saat ini. Oleh karena itu mari perbaharui diri, jangan sok merasa cukup rohani sehingga kita menutup hati terhadap suara Tuhan. Selamat berefleksi, Tuhan Yesus memberkati. Amin.

