2 Timotius 3:5
“Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!”
Teks kita berbicara tentang Rasul Paulus yang memperingatkan Timotius tentang keadaan manusia pada hari-hari terakhir dimana masa yang ditandai dengan kemerosotan moral dan spiritual. Munculnya keegoisan, sombong, tidak taat, tidak tahu berterima kasih, dsb. Mereka tampak rohani secara ritual akan tetapi tidak dengan hubungan sejati bersama Tuhan. Mereka mungkin pandai berbicara tentang Tuhan, tetapi kehidupan mereka tidak diubahkan oleh-Nya. Paulus menyindir akan hal itu! Mereka menyebut diri beriman namun hidup mereka tidak mengalami perubahan hidup. Padahal seharusnya kuasa Roh Kudus mengubah hati manusia. Itu artinya orang-orang pada waktu itu menolak kuasa roh. Maka, Paulus memberi perintah tegas kepada Timotius untuk menjauhi orang-orang seperti ini. Bukan berarti membenci mereka, tetapi tidak meniru gaya hidup dan ajaran mereka.
Saudara yang terkasih,
Refleksi kita saat ini adalah mari kita tidak terjebak dalam bentuk kesalehan yang kosong. Allah memanggil kita bukan hanya untuk tampak rohani, tetapi untuk benar-benar mengalami kuasa Allah yang mengubah hidup kita. Jauhkan diri dari gaya hidup dan ajaran yang menyesatkan namun membuka diri pada kuasa Roh Allah yang mengubahkan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

