Matius 6:28-29
” Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. “

Ayat Firman Tuhan yang menjadi dasar renungan kita hari ini, adalah salah satu Perkataan Yesus, yang mengajarkan tentang pemeliharaan Tuhan, serta berisi anjuran untuk tidak kuatir akan keperluan hidup. Yesus memerintahkan untuk memperhatikan Bunga Bakung atau Lily, sebagai contoh nyata pemeliharaan Tuhan. Bunga Bakung yang tanpa andil dari diri, diberi pertumbuhan dan bahkan keindahan melebihi indahnya kemegahan Salomo. Bunga Bakung dalam konteks Alkitab tumbuh di ladang, lembah dan juga di padang.

Kenyataan atau realitas dalam hidup kita, seperti kondisi tempat Bunga Bakung tumbuh. Kondisi kehidupan kita kadang berhadapan dengan kesedihan, penderitaan dan kesepian, seperti sedang berada di sebuah padang yang gersang, dan membangkitkan banyak kekuatiran dalam hati dan pikiran. Dalam kondisi tersebut, sering kali kita merasa tidak berarti, ditinggalkan atau tak berdaya.

Firman Tuhan hari ini, menyampaikan berita pada kita, bahwa seperti Bunga Bakung yang berada di ladang, yang tumbuh tanpa usaha manusia. Dalam lembah duka, Tuhan menumbuhkan pengharapan. Dalam padang air mata, Ia menumbuhkan damai. Maka, ketika tangisan menjadi bahasa hati, ingatlah bahwa Tuhan sedang bekerja, sebagaimana Ia menghiasi Bunga Bakung—memberi kekuatan, mengadakan pertumbuhan dan memelihara dengan kasih, perlahan membawa kita menuju pemulihan yang penuh.

✝️🩷🌷

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *