Yesaya 32:17

“Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.”

 

Konsep kebenaran bagi kita orang percaya bukan menurut konsep dunia akan tetapi kebenaran di dalam TUHAN. Kebenaran di dalam TUHAN mendatangkan damai sejahtera, ketenangan dan ketenteraman yang menyertai hidup setiap orang percaya.

Kebenaran tidak mendatangkan pertikaian bahkan perpecahan.

Oleh karena itu perlu adanya kerendahan hati dalam menerima kebenaran.

Yesaya mengalami situasi di mana bangsa Israel tercerai berai dan smkin lemah karena ada pertikaian dari orang atau kelompok yang menyatakan diri paham tentang kebenaran dan tahu kebenaran. Yang terjadi saling berbantah, terpisah-pisah, melemahkan bangsa Israel sendiri.

Yesaya mengingatkan bahwa kebenaran hakiki dari TUHAN adalah kebenaran yang semestinya mendatangkan damai sejahtera karena Tuhan adalah pemilik kebenaran itu, dan TUHAN penuh kasih setia.

Oleh karenanya kebenaran harus mengarah pada perwujudan kasih setia dan kebaikan TUHAN yang menyatukan dan baik adanya. Bukan memecah belah dan melemahkan umat-Nya sendiri. Ukuran damai sejahtera ini penting bagi semua kebenaran. Jika tidak demikian maka bukanlah kebenaran dari TUHAN.

Marilah kita mewujudkan kebenaran yang bersumber dari TUHAN sehingga mendatangkan damai sejahtera. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *