Mazmur 67:2

“Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya,”

 

Ketika kita berbicara dengan orang lain, biasanya akan memandang wajah lawan bicara kita. Dari wajahnya kita dapat menerka perasaannya. Sebab perasaan yang ada di dalam hati seseorang terpancar dari raut wajahnya. Kita dapat mengetahui apakah seseorang itu sedang merasa senang, sedih, atau marah dengan melihat ekspresi wajahnya. Dan tentu harapan kita melihat pancaran wajah bahagia.

Pemazmur menaikkan doa dan pengharapan agar berkat dan rahmat Allah turun atas umat-Nya serta seluruh bangsa di bumi. Ia mengharapkan wajah Allah bersinar atas mereka. Sinar wajah Allah melambangkan kehadiran, perkenanan, berkat, dan damai sejahtera yang diberikan kepada umat-Nya. Dengan berkat dan perkenanan Allah pada umat- Nya, seluruh bumi dan segala bangsa akan mengenal jalan-Nya dan memperoleh keselamatan-Nya. Sebab bagi umat Israel, berkat adalah alat untuk menyebarkan pengenalan akan Allah kepada seluruh bangsa.

Saudara yang terkasih,

Dalam berinteraksi dengan sesama saja kita berharap melihat pancaran wajah yang gembira, apalagi dalam hubungan kita dengan Tuhan. Kita tentu mengharapkan wajah Allah menyinari kita. Sebab itu berarti dianugerahkan berkat dan damai sejahtera. Karena itu, mari kita hidup berkenan pada-Nya, agar kita dapat selalu merasakan wajah-Nya yang menyinari hidup kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *