Kolose 4:5-6
“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.”
Dalam ayat ini terdapat 3 instruksi ringkas bagi kehidupan orang Kristen. Pertama, orang Kristen harus bertingkah laku dengan penuh hikmat. Kedua, orang Kristen selalu mencari kesempatan untuk bekerja bagi Kristus dan melayani sesama. Ketiga, orang Kristen harus tahu bagaimana berucap dan memberi jawaban di setiap keadaan. Jadi menjadi saksi tidak hanya berhenti dengan pikiran dan perbuatan yang benar saja, melainkan perkataan yang benar. Oleh sebab itu dalam bacaan kita ini, Paulus dengan tegas menasehati jemaat di Kolose untuk memiliki perkataan yang penuh kasih dan jangan hambar sehingga mereka dapat memberi jawab kepada setiap orang. “Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar”, biarlah percakapan kita sebagai orang Kristen pun penuh dengan kasih dan tidak hambar. Tutur kata sopan, menyenangkan, menarik, baik hati, sangat ramah dan penuh dengan kebenaran. Perkataan yang kita ucapkan harus merupakan dari hasil pekerjaan kasih karunia Allah di dalam hati kita serta mengucapkannya dengan kasih.
Tutur kata sopan tidak mengesampingkan kata-kata yang keras dan tegas, bila hal ini diperlukan.
”Sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang”. Darimanakah kita bisa melakukannya? Berasal dari hikmat dan kasih karunia Tuhan lah kita mampu berkata-kata penuh dengan kasih dan juga memberi jawab yang layak kepada setiap orang. Maka, mari berjaga-jagalah dalam berkata-kata. Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

