MAZMUR 119:105

”Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”

Ada seorang yang bernama Kurt Cobain yang berhasil mendirikan kelompok musik yaitu Nirvana. Dia meraih kesuksesan. Single pertamanya berjudul _“Smells Like Teen Spirit”_ dari album kedua Nevermind yang meledak dan menjadikan Nirvana sebagai salah satu band yang paling berpengaruh sepanjang masa. Ketenaran Kurt sebagai vokalis membuatnya stres karena tidak tahan menjadi pusat perhatian. Beberapa kali ia mencoba bunuh diri dengan minum obat terlarang sampai akhirnya ia mati dengan menembak kepalanya sendiri. Kalau kita merasakan tentang hidup, pada dasarnya hidup di dunia ini tidak hanya untuk mengejar kesenangan, melampiaskan hawa nafsu, dan mendewakan pekerjaan. Semua itu bisa semakin menjauhkan kita dari Tuhan. Banyak saat ini orang Kristen yang menganggap bahwa beribadah di gereja dan mengikuti persekutuan itu tidak penting. Bahkan makan dan tidur pun tidak sempat. Semua waktu hanya dihabiskan untuk pemuasan diri. Lalu apa arti hidup? Kita dilahirkan ke dunia dengan sebuah alasan berdasarkan rancangan Tuhan.

Tidaklah tepat jika menilai hidup kita ini hanya diukur dari banyaknya materi dan kehormatan. Akan tetapi arti hidup sesungguhnya adalah dimana kita memiliki arti bagi orang lain. Firman Tuhan yang menjadi pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kita yang menuntun dan menolong kita untuk menemukan arti hidup yang sebenarnya. Sehingga hidup kita ini tidak hanya dipenuhi dengan pemuasan diri tetapi penuh arti dan refleksi. Kiranya firman Tuhan menjadi penuntun dan menerangi hidup kita, supaya kita tidak hanya mengejar popularitas yang kosong tetapi memaknai segala keberhasilan yang Tuhan berikan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Selamat memaknai hidup pemberian Tuhan berdasarkan firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *