Kolose 4:5

“Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.”

“Aku minta kekayaan agar aku bahagia, namun Ia memberi kekurangan agar aku bijaksana. Aku minta kuasa agar aku bisa dipuja sesama, namun Ia memberi kelemahan agar aku bergantung kepada-Nya. Aku minta segala sesuatu agar aku menikmati kehidupan, namun Ia memberi kehidupan agar aku menikmati segala sesuatu. Aku minta kesehatan agar aku mengerjakan yang lebih besar, namun Ia memberi anugerah agar aku mengerjakan yang lebih baik. Aku tak selalu memperoleh apa yang aku minta, namun doaku selalu terjawab.”

Ini merupakan sebuah refleksi dari seorang Pendeta Emiritus. Menurutnya ini adalah sebuah perjalanan konkrit selama melayani. Biasanya kita memohon Tuhan mendengarkan doa menjawab seperti yang kita minta. Namun, Tuhanlah yang berbicara kepada kita dan mendengarkan. JawabanNya lebih bermakna dan lebih berhikmat. Hikmat dalam arti utuh dan mutlak adalah milik Allah.

Bacaan kita menyatakan bahwa Allah mengaruniakan kita dengan menjawab untuk “Hidup dengan penuh hikmat”.

Bertekun dalam doa, berjaga-jaga dan selalu bersyukur. Tuhan tahu kebutuhan kita. Dia selalu menjawab pada kebutuhan kita, bukan keinginan kita. Karena itu pergunakan waktu secara benar untuk hidup dalam doa. Tuhan dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *