2 Petrus 3:9
“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”
Sering orang mengatakan “kesabaran saya setipis tissue”. Sederhananya mau menyampaikan bahwa ia tidak sabar.
Firman Tuhan hari ini, memberi pesan kepada kita tentang kesabaran Tuhan kepada manusia. Konteks bacaan kita adalah banyak orang pada saat itu meremehkan janji Tuhan, bahkan mengejek: “Di mana kedatangan Yesus yang dijanjikan itu?” (ayat 4).
Namun Petrus menegaskan: Tuhan tidak lupa, tidak lalai, dan tidak gagal. Justru penundaan kedatangan-Nya adalah wujud kesabaran-Nya. Ia memberi kesempatan bagi lebih banyak orang untuk bertobat.
Kasih Allah terlihat dalam kesediaan-Nya menahan murka demi menyelamatkan manusia.
Artinya bahwa kesabaran Tuhan memberikan kesempatan bagi kita untuk bertobat. Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan berbalik dan bertobat.
Hari demi hari yang kita jalani adalah anugerah tambahan dari Tuhan agar kita memperbaiki hidup, bertobat, dan semakin dekat kepada-Nya.
Jangan salah gunakan kesabaran Tuhan sebagai alasan untuk menunda pertobatan. Justru itu harus mendorong kita hidup sungguh-sungguh bagi Kristus. Tuhan Yesus memberkati. Amin

