Yohanes 6:35

“Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.”

Pangan merupakan kebutuhan pokok kita. Setiap hari kita memerlukan makanan. Salah satu makanan pokok kita adalah nasi (khususnya kita yang berada di Jawa). Rasa-rasanya kalau belum makan nasi, ada sesuatu yang kurang dan bisa jadi merasa belum kenyang. Roti pun juga merupakan makanan pokok pada jaman Yesus pada waktu itu. Dan Yesus menyatakan diriNya kepada orang banyak dengan mengatakan : “Akulah Roti Hidup”.

Apa yang dimaksud Yesus?

Jadi pada waktu itu orang banyak mengikutiNya semata-mata hanyalah karena mereka telah keyang dari roti yang diberikanNya melalui mujizat. Kedatangan mereka bukan untuk mengenal Yesus lebih jauh, namun hanya supaya dapat melihat dan menikmati lagi roti dari mujizat Tuhan Yesus. Yesus memberikan solusi atas pikiran mereka yang sesat itu, yaitu supaya mencari roti kehidupan, yang terkandung di dalamnya kekekalan, tidak lapar dan haus lagi. Roti hidup itu datangnya dari sorga, sebagaimana Tuhan memberikan Manna kepada bangsa Israel di Padang gurun, dan Roti Hidup itu sekarang telah datang ke dunia memberikan kepuasan dan kelegaan kepada setiap orang yang mau mengikuti dan percaya kepadaNya.

Maka mengapa Yesus menyatakan dirinya sebagai roti hidup? Karena mau menjelaskan kepada mereka bahwa seharusnya mereka memiliki ketergantungan kepadaNya. Roti hidup yang dapat mengenyangkan dan melegakan kita sampai selama-lamanya. Maka bergantunglah penuh kepadaNya! Karena Ia akan mengenyangkan dan memberikan kelegaan di dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *