Mazmur 126:6
“Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.”
Banyak dari kita yang ingin secara cepat dan instant mencapai tujuan tanpa mencintai prosesnya. Sehingga dalam proses sering merasa bosan, tidak sanggup bahkan ingin berhenti. Padahal hasil tidak akan bisa tercapai tanpa proses yang dijalani dengan baik. Dalam Mazmur 126 ini, yang biasa dinyanyikan sewaktu umat beribadah, kita menjumpai pernyataan iman dan pengharapan. Setelah sekian waktu umat ada dalam pembuangan di Babel, Tuhan bertindak memulihkan. Sungguh pengalaman mengagumkan yang bahkan diakui oleh orang lain yang menyaksikannya. Membangun kembali kehidupan pasca kesusahan tidak mudah. Namun, umat percaya bahwa proses itu dijalankan bersama dengan Tuhan.
Setiap kerja keras yang dilakukan dengan pengharapan yang suci selalu terberkati pada saat-Nya. Mungkin sekarang ini masih ada yang harus kita selesaikan dalam proses yang tidak sebentar demi kemajuan hidup. Kita diingatkan untuk percaya bahwa Tuhan berkuasa menghadirkan perubahan. Setiap tetesan keringat dan air mata itu berharga di mata Tuhan. Setiap kualitas baik yang kita harapkan terjadi dalam hidup adalah wujud keseriusan hidup yang Tuhan kagumi. Dengan iman kita terus melangkah, menanti hasil yang terberkati. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

