ORANG BEBAL
Mazmur 53:2
“Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah!”
Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik.”
Dalam mazmur ini, Daud mengkritik pandangan orang bebal yang berkata,
”Tidak ada Allah!”. Pandangan seperti itu membuat orang menjadi tidak peduli dengan moralitas, kebenaran, kebaikan (ay. 2). Ya, ketika seseorang menganggap Tuhan tidak ada, ia cenderung melakukan kejahatan. Padahal, “Allah memandang ke bawah, dari sorga” (ay. 3). Artinya, Tuhan memperhatikan, mengawasi dan menghendaki manusia hidup baik dan benar seturut kehendak-Nya.
Saudara yang terkasih,
Di sepanjang masa, kita akan bisa menemukan orang-orang bebal yang menyangkal keberadaan Allah dan melakukan hal-hal jahat yang bertentangan dengan akal sehat. Kemajuan teknologi tidak meniadakan sikap bebal, melainkan menambah keberagaman jenis kejahatan yang bisa dilakukan manusia. Jangan bersikap bebal! Sadarkah kita bahwa Allah itu selalu ada dan bahwa Allah melihat keadaan dan perbuatan kita? Sadarkah kita bahwa kita harus mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang kita kerjakan?
Maka janganlah menjadi orang yang bebal yang menyangkal keberadaan Allah, karena Allah senantiasa ada dan melihat kita. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

