Matius 25:40

“Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”

Apa yang kita anggap sepele mungkin tidak sepele bagi orang lain. Misalnya dalam sebuah dongeng terdapat seorang pemuda menolong seekor katak yang terluka dan terkurung dalam sebuah lubang kecil. Ternyata katak tersebut adalah seorang puteri raja. Si pemuda akhirnya diangkat menjadi menantu raja. Kira-kira seperti itu jalan ceritanya. Artinya sebuah perbuatan baik yang sepele bisa mengubahkan kehidupan seseorang. Sebuah kebaikan kecil bisa berdampak besar. Teks kita hari ini memang bukan sebuah dongeng, tetapi sama-sama mengajarkan pentingnya perbuatan baik, sekecil apapun itu bahkan kepada orang yang dianggap hina. Sering kita menghindar dan tidak peduli dengan orang-orang yang dianggap rendah di dalam masyarakat. Padahal itulah yang paling Allah peduli. Yesus mengajarkan murid-murid-Nya untuk peduli kepada mereka yang lapar, haus, telanjang, dipenjara, orang asing dan yang paling hina. Bahkan Yesus menyebut hal tersebut sebagai syarat berkenan di hadapan Allah saat penghakiman terakhir tiba. Apa yang terlihat sepele di mata kita ternyata tidak selalu demikian di mata Tuhan. Kebaikan kepada orang yang kecil menunjukkan kebesaran hati dari yang melakukannya.

Allah memanggil kita untuk mengasihi orang lain dengan kasih yang tidak mementingkan diri sendiri. Sebab dalam diri orang-orang sekarat, lumpuh, hina, tidak diinginkan dan tidak dikasihi mereka itu adalah wujud-wujud penyamaran Yesus. Yesus berkata, “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang saudara-Ku yang paling hina ini, kamu melakukannya untuk Aku.”

Maka marilah tunjukkan kasih kita kepada mereka yang dianggap sepele dan rendah, walaupun mungkin bagi kita tidak ada artinya tetapi yakinlah perbuatan baik kita sekecil apapun sangat berarti bagi orang lain. Tetaplah setia dalam mengasihi dan berbuat baik kepada siapapun. Tuhan Yesus memberkati, Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *